Tips Wawancara Kerja

Persiapan dan Tips Wawancara Kerja
Biasanya, sebelum wawancara kerja, calon karyawan akan dihubungi beberapa hari sebelumnya. Nah, saatnya Anda menyiapkan pakaian yang sekiranya cocok untuk wawancara kerja. Coba lakukan simulasi dengan orang terdekat Anda yang bisa memberikan masukan apa yang mesti diperbaiki. Hal hal yang perlu dipersiapkan sebelum wawancara kerja, Coba lakukan tanya jawab dengan pertanyaan-pertanyaan seputar diri Anda dan lainnya. Atau, untuk lebih baiknya lagi, rekam diri Anda saat sedang berlatih, lalu tonton lagi dan perbaiki sikap-sikap atau cara penyampaian yang kurang.

Persiapan Sebelum Wawancara Kerja

Pastikan pakaian yang Anda kenakan cukup sopan, nyaman, dan tidak berlebihan. Hindari pakaian berpotongan terlalu terbuka.

Perlengkapan
Ingat-ingat isi dari resume Anda. Apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan diri dan apa yang cocok untuk perusahaan. Sebaiknya membawa salinan CV dan surat lamaran, jika ada, bawa juga portfolio hasil kerja Anda. Bawa pula alat tulis, jika diperlukan, Anda tidak merepotkan si pewawancara.

Latar Belakang
Pastikan Anda mengetahui latar belakang perusahaan yang dituju sebaik mungkin. Lakukan riset kecil-kecilan agar perusahaan yang Anda tuju tak perlu menjelaskan kembali dengan panjang lebar. Ini pun bisa menjadi nilai tambah untuk Anda.

Tenangkan Diri
Malam sebelum wawancara kerja, pastikan Anda mendapat cukup istirahat. Pasang alarm supaya tidak kesiangan. Pastikan untuk bangun lebih awal, supaya cukup waktu untuk mempersiapkan diri sebelum berangkat. Paginya, jangan lupa untuk sarapan dan memastikan perut Anda tidak terlalu penuh untuk menghindari ingin ke toilet di menit-menit terakhir. Tenangkan diri dengan mengambil napas dari udara segar. Usahakan untuk datang sebelum waktu yang ditentukan. Dengan begini, Anda bisa menenangkan diri sambil duduk atau touch up di toilet. Pastikan make up Anda tidak berantakan, cukup sederhana, tidak berlebihan. Cek pula nafas dan aroma tubuh.

Tips Wawancara Kerja

Saat Wawancara
Di saat ini, yang bisa Anda lakukan hanyalah menjadi diri sendiri. Perhatikan bahasa tubuh Anda. Coba pikirkan wawancara kerja ini seperti kencan pertama. Komunikasi harus dua arah, setelah diberikan kesempatan untuk bertanya, bertanyalah seputar perusahaan dan jabatan yang dituju.
Jangan takut jika tiba-tiba suasana menjadi hening. Salah satu teknik yang suka digunakan pewawancara adalah adanya suasana yang mendadak hening. Terkadang ini dilakukan untuk melihat apakah Anda akan merasa kecil dan terpojok, lalu bicara ngalor ngidul. Cukup jawab setiap pertanyaan selengkap dan sepadat mungkin. Jika Anda merasa jawabannya sudah cukup, berhentilah, senyum, tunggu pertanyaan selanjutnya. Semoga berhasil! Tips wawancara kerja


biografi WALI

Band WALI yang digawangi Faank (vokal), Apoy (gitar), Tomi (drum), Ovie ((keyboard & synt), serta NuNu (bass), terbentuk pada 31 Oktober 1999. WALI sendiri berasal dari kata yang amat memasyarakat yang berarti wakil. “Mengapa dinamakan WALI karena salah satunya mudah diucapkan oleh semua orang. Sisi lainnya adalah kami (WALI) dengan segala keterbatasan yang ada berharap bisa mewakili segenap perasaan dan curahan hati manusia,” urai Apoy. Wali meluncurkan album debut bertajuk ORANG BILANG pada Maret 2008. WALI mengandalkan lagu Dik sebagai hit single, sedangkan bintang sinetron Shireen Sungkar didaulat menjadi model video klip perdananya itu. Selain Dik, beberapa single lain dalam album ini seperti Emang Dasar yang bercerita tentang kekesalan seorang wanita terhadap pasangan selingkuhnya, serta Orang Bilang, Tetap Bertahan, Egokah Aku, dan lain- lain layak untuk disimak.

Gurindam

Gurindam I

Ini gurindam pasal yang pertama:

Barang siapa tiada memegang agama,sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama. Barang siapa mengenal yang empat,maka ia itulah orang ma’rifat Barang siapa mengenal Allah,suruh dan tegahnya tiada ia menyalah. Barang siapa mengenal diri,maka telah mengenal akan Tuhan yang bahari. Barang siapa mengenal dunia,tahulah ia barang yang terpedaya. Barang siapa mengenal akhirat,tahulah ia dunia melarat.

Gurindam II

Ini gurindam pasal yang kedua:

Barang siapa mengenal yang tersebut,

tahulah ia makna takut.

Barang siapa meninggalkan sembahyang,

seperti rumah tiada bertiang.

Barang siapa meninggalkan puasa,

tidaklah mendapat dua temasya. Barang siapa meninggalkan zakat, tiadalah hartanya beroleh berkat. Barang siapa meninggalkan haji, tiadalah ia menyempurnakan janji.

Gurindam III

Ini gurindam pasal yang ketiga:

Apabila terpelihara mata, sedikitlah cita-cita. Apabila terpelihara kuping, khabar yang jahat tiadalah damping. Apabila terpelihara lidah, nescaya dapat daripadanya faedah. Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan, daripada segala berat dan ringan. Apabila perut terlalu penuh, keluarlah fi’il yang tiada senonoh. Anggota tengah hendaklah ingat, di situlah banyak orang yang hilang semangat Hendaklah peliharakan kaki, daripada berjalan yang membawa rugi.

Gurindam IV

Ini gurindam pasal yang keempat:

Hati kerajaan di dalam tubuh, jikalau zalim segala anggota pun roboh. Apabila dengki sudah bertanah, datanglah daripadanya beberapa anak panah. Mengumpat dan memuji hendaklah pikir, di situlah banyak orang yang tergelincir. Pekerjaan marah jangan dibela, nanti hilang akal di kepala. Jika sedikitpun berbuat bohong, boleh diumpamakan mulutnya itu pekong. Tanda orang yang amat celaka, aib dirinya tiada ia sangka. Bakhil jangan diberi singgah, itupun perampok yang amat gagah. Barang siapa yang sudah besar, janganlah kelakuannya membuat kasar. Barang siapa perkataan kotor, mulutnya itu umpama ketur. Di mana tahu salah diri, jika tidak orang lain yang berperi.

Gurindam V

Ini gurindam pasal yang kelima:

Jika hendak mengenal orang berbangsa, lihat kepada budi dan bahasa, Jika hendak mengenal orang yang berbahagia, sangat memeliharakan yang sia-sia. Jika hendak mengenal orang mulia, lihatlah kepada kelakuan dia. Jika hendak mengenal orang yang berilmu, bertanya dan belajar tiadalah jemu. Jika hendak mengenal orang yang berakal, di dalam dunia mengambil bekal. Jika hendak mengenal orang yang baik perangai, lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.

Gurindam VI

Ini gurindam pasal yang keenam:

Cahari olehmu akan sahabat, yang boleh dijadikan obat. Cahari olehmu akan guru, yang boleh tahukan tiap seteru. Cahari olehmu akan isteri, yang boleh menyerahkan diri. Cahari olehmu akan kawan, pilih segala orang yang setiawan. Cahari olehmu akan abdi, yang ada baik sedikit budi,

Gurindam VII

Ini Gurindam pasal yang ketujuh:

Apabila banyak berkata-kata, di situlah jalan masuk dusta. Apabila banyak berlebih-lebihan suka, itulah tanda hampir duka. Apabila kita kurang siasat, itulah tanda pekerjaan hendak sesat. Apabila anak tidak dilatih, jika besar bapanya letih. Apabila banyak mencela orang, itulah tanda dirinya kurang. Apabila orang yang banyak tidur, sia-sia sahajalah umur. Apabila mendengar akan khabar, menerimanya itu hendaklah sabar. Apabila menengar akan aduan, membicarakannya itu hendaklah cemburuan. Apabila perkataan yang lemah-lembut, lekaslah segala orang mengikut. Apabila perkataan yang amat kasar, lekaslah orang sekalian gusar. Apabila pekerjaan yang amat benar, tidak boleh orang berbuat onar.

Gurindam VIII

Ini gurindam pasal yang kedelapan:

Barang siapa khianat akan dirinya, apalagi kepada lainnya. Kepada dirinya ia aniaya, orang itu jangan engkau percaya. Lidah yang suka membenarkan dirinya, daripada yang lain dapat kesalahannya. Daripada memuji diri hendaklah sabar, biar pada orang datangnya khabar. Orang yang suka menampakkan jasa, setengah daripada syirik mengaku kuasa. Kejahatan diri sembunyikan, kebaikan diri diamkan. Keaiban orang jangan dibuka, keaiban diri hendaklah sangka.

Gurindam IX

Ini gurindam pasal yang kesembilan:

Tahu pekerjaan tak baik, tetapi dikerjakan, bukannya manusia yaituiah syaitan. Kejahatan seorang perempuan tua, itulah iblis punya penggawa. Kepada segaia hamba-hamba raja, di situlah syaitan tempatnya manja. Kebanyakan orang yang muda-muda, di situlah syaitan tempat berkuda. Perkumpulan laki-laki dengan perempuan, di situlah syaitan punya jamuan. Adapun orang tua yang hemat, syaitan tak suka membuat sahabat Jika orang muda kuat berguru, dengan syaitan jadi berseteru.

Gurindam X

Ini gurindam pasal yang kesepuluh:

Dengan bapa jangan durhaka, supaya Allah tidak murka. Dengan ibu hendaklah hormat, supaya badan dapat selamat. Dengan anak janganlah lalai, supaya boleh naik ke tengah balai. Dengan isteri dan gundik janganlah alpa, supaya kemaluan jangan menerpa. Dengan kawan hendaklah adil supaya tangannya jadi kafill.

Gurindam XI

Ini gurindam pasal yang kesebelas:

Hendaklah berjasa, kepada yang sebangsa. Hendaklah jadi kepala, buang perangai yang cela. Hendaklah memegang amanat, buanglah khianat. Hendak marah, dahulukan hajat. Hendak dimulai, jangan melalui. Hendak ramai, murahkan perangai.

Gurindam XII

ini gurindam pasal yang kedua belas:

Raja muafakat dengan menteri, seperti kebun berpagarkan duri. Betul hati kepada raja, tanda jadi sebarang kerja. Hukum adil atas rakyat, tanda raja beroleh inayat. Kasihkan orang yang berilmu, tanda rahmat atas dirimu. Hormat akan orang yang pandai, tanda mengenal kasa dan cindai. Ingatkan dirinya mati, itulah asal berbuat bakti. Akhirat itu terlalu nyata, kepada hati yang tidak buta. ( Perintis Sastra, 1951)

Percobaan ingenhousz

Percobaan ingen housz

 Disusun oleh :
Kelompok 1
Ketua kelompok : Ahmad Faisal Romadhon
Anggota kelompok : Bayu Kartikasari
Iis Lisnawati
Sari Putri Anggraeni
Siti Robiah
Kelas XII IPA 1
SMA NEGERI 2 KARAWANG
TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Jl. Manunggal VII palumbonsari karawang timur, telp. (0267) 400447 fax. (0267) 400447

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT. Karena berkat rahmat dan hidayah-nya kami dapat menyelesaikan tugas praktikum dari mata pelajaran biologi dengan judul “Percobaan Ingenhousz.”
Makalah ini kami buat, bertujuan untuk membuktikan apakah benar bahwa cahaya, suhu dan CO2 dapat berpengaruh pada proses fotosintesis. Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada ibu Robiati yang telah membimbing kami dalam kegiatan praktikum ini, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah praktikum ini sekaligus sebagai guru dari mata pelajaran Biologi. Dan tak lupa juga kami ucapkan terimakasih kepada teman-teman yang telah banyak membantu kami dalam menyelesaikan makalah praktikum ini, serta memberikan saran dan krtik, apabila terdapat kesalahan dalam sistematika penulisan makalah.
Kami menyadari bahwa makalah praktikum ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu kami membutuhkan saran dan kritik dari pembaca agar makalah praktikum ini dapat menjadi lebih baik lagi. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Karawang, November 2011

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I : PENDAHULUAN
1.1 Rumusan masalah
1.2 Landasan teori
1.3 Hipotesa
1.4 Tujuan
1.5 Variabel
BAB II : ISI
2.1 Alat dan bahan
2.2 Langkah kerja
2.3 Hasil pengamatan
2.4 Interpretasi data
BAB III : PENUTUP
3.1 Kesimpulan
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN
Rumusan Masalah

Apakah suhu berpengaruh terhadap proses Fotosintesis pada tanaman Hydrilla ?
Apakah cahaya merupakan faktor penting dari tahap Fotosintesis ?
Faktor apa sajakah yang berpengaruh terhadap Fotosintesis?

Landasan Teori:

Tumbuhan bersifat autotrof. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Selain bahan anorganik tersebut, cahaya matahari juga sangat berperan penting dalam proses fotosintesis, oleh sebab itu tumbuhan disebut juga sebagai organism fotoautotrof. Proses fotosintesis mengikuti persamaan reaksi sebagai berikut :
6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2
Pengaruh intensitas cahaya dan suhu terhadap laju fotosintesis dari tumbuhan air, Hydrilla sp. yang diamati dengan menggunakan mikroburet audus. Berdasarkan hasil pengamatan, terjadi perbedaan volume oksigen yang dihasilkan oleh Hydrilla sp. pada jarak sumber cahaya yang berbeda. Semakin dekat dengan sumber cahaya, akan semakin banyak jumlah oksigen yang dihasilkan. Hal tersebut dapat diamati dari semakin banyaknya gelembung-gelembung udara yang terbentuk pada pipa kapiler mikroburet audus. Gelembung-gelembung ini awalnya berukuran kecil, kemudian membesar ketika bergabung dengan gelembung lainnya. Jarak sumber cahaya yang lebih dekat dengan tanaman, mengindikasikan jumlah cahaya/intensitas cahaya yang diterima oleh tanaman akan semakin besar. Diasumsikan pada jarak sebesar 15 cm, intensitas cahayanya adalah 100. Nilai ini akan semakin menurun seiring dengan jarak sumber cahaya yang menjauh.
Tak hanya pengaruh intensitas cahaya, namun suhu air sebagai habitat hydrilla sp. Juga memiliki pengaruh yang cukup signifikan. Terlihat perbedaan yang cukup besar antara perlakuan 20°C dan 30°C, yakni pada suhu yang lebih tinggi laju fotosintesis menjadi meningkat dengan volume gelembung udara (O2) yang semakin membesar. Hasil demikian diperoleh karena enzim yang mengatur proses fotosintesis pada tumbuhan bekerja optimum pada suhu 30°C. Enzim-enzim ini mengkatalis reaksi fotosintesis agar berlangsung secara efisien dan efektif.
Selain faktor intensitas cahaya dan suhu, terdapat beberapa factor lain yang mendorong laju fotosintesis, yaitu : konsentrasi CO2, konsentrasi klorofil, air, aplikasi, dan titik kompensasi. Kenaikan konsentrasi CO2 sebesar 0,1% dan konsentrasi klorofil akan berpengaruh secara signifikan hingga mencapai 2 kali lipat laju fotosintesis semula. Air merupakan salah satu factor pembatas dalam laju fotosintesis, karena membukanya stomata daun untuk memperoleh CO2 akan berdampak bagi transpirasi air oleh tumbuhan. Apabila kondisi transpirasi ini berlebihan, maka akan sangat merugikan tumbuhan. Titik kompensasi yang terlalu kecil juga dapat menghambat fotosintesis untuk mencapai kondisi optimum. Jumlah CO2 yang dilepaskan selama proses respirasi terlalu besar, dan tidak seimbang denagn jumlah CO2 yang diserap untuk fotosintesis. Hal tersebut akan merugikan tumbuhan, karena cadangan makanan terbatas, namun respirasi dalam jumlah besar terus berlangsung.
Laju fotosintesis yang telah mencapai kapasitas maksimum, akan dibatasai oleh faktor pembatas. Faktor ini akan mencegah laju fotosintesis dari naik di atas tingkat tertentu, bahkan jika kondisi lainnya yang diperlukan untuk fotosintesis ditingkatkan. Setelah kondisi maksimum ini tercapai, laju fotosintesis akan kembali menurun akibat dari factor pembatas ini. Penurunan ini dapat terlihat dari belokan maupun patahan pada grafik. Terlihat dari grafik bahwa factor pembatas pada suhu 20°C ketika intensitas cahaya bernilai 36, dan menurun pada intensitas cahaya 100. Namun demikian, hasil percobaan ini dapat saja terpapar beberapa kesalahan sehingga hasil yang diperoleh kurang tepat. Seperti kesalahan praktikan ketika mengukur panjang gelembung, maupun ketidaktepatan sewaktu memasang alat yang memungkinkan O2 yang dihasilkan tidak seluruhnya masuk ke dalam mikroburet audus.
Hipotesa
Mungkin, suhu dapat berpengaruh terhadap proses Fotosintesis pada tanaman Hydrilla karena tanaman hanya akan hidup dalam suhu optimum yaitu sekitar 10-38°c.
Mungkin, cahaya merupakan faktor penting dari tahap Fotosintesis karena dengan bantuan cahaya akan menyebabkan Fotolisis air menjadi molekul H
+ dan O2 yang kemudian akan di proses ke dalam reaksi terang.
Suhu, Cahaya, dan CO2
Tujuan
Menyelidiki pengaruh cahaya, suhu dan CO2 pada Fotosintesis

1.5 Variabel
Variabel Terikat : – Hydrilla yang di taruh di tempat terang.
– Hydrilla yang di taruh di tempat terang dengan suhu 40℃.
– Hydrilla yang di taruh di tempat terang dengan suhu 10℃
– Hydrilla yang di taruh di tempat teduh.
– Hydrilla yang di taruh di tempat terang dengan penambahan larutan NaHCO3.
Variabel Bebas : – Memakai es batu
– Memakai air panas.
– Memakai larutan NaHCO3..
– Air.
– Ember.

Variabel Kontrol : – Cahaya
– Oksigen
– Suhu.

BAB II

ISI

2.1 Alat dan Bahan
Alat:
 gelas reaksi
 tabung reaksi
 corong
 kawat
 termometer
 tali raffia
 ember
 tempat sampah
 alat tulis
Bahan:
 hydrilla verticillata
 es batu
 air panas
 air
 NaHCO3

2.2 Langkah Kerja
menyiapkan alat dan bahan.
hydrilla dimasukkan ke dalam ember.
mengambil 3 buah hydrilla yang segar, kemudian ikat dengan tali rafia sebanyak 5 buah, lalu masukkan satu persatu hydrilla yang sudah diikat tersebut ke dalam corong yang terbalik, kemudian hubungkan corong tersebut ke dalam gelas reaksi ke 1, 2, 3, 4 dan 5 yang sudah diberi kawat pada setiap sisinya, jangan sampai kawat terlepas.
memasukkan air ke dalam gelas reaksi ke 1, 2, 3 4, dan 5 sampai terisi penuh, lalu menutup corong dengan tabung reaksi.
menyiapkan tempat sampah yang bersih kemudian isi dengan air hingga penuh.
Memasukkan tabung reaksi 1, 2, 3, 4 dan 5 tersebut ke dalam tempat sampah yang sudah terisi air, hingga tabung reaksi yang menutup corong tersebut terisi penuh dengan air.
Mengeluarkan tabung ke-1 dan menyimpannya di tempat terang.
Mengeluarkan tabung ke-2 dan menyimpannya di tempat teduh.
Mengeluarkan tabung ke-3, menyimpannya di tempat terang lalu memasukkan es batu kedalam tabung tersebut, kemudian mengukurnya dengan menngunakan termometer sampai suhunya 10℃ (jangan sampai es batu tersebut menyentuh ujung termometer).
Mengeluarkan tabung ke 4, menyimpannya ditempat terang lalu menambahkan tambah NaHCO3 sebanyak 4 sendok .
Mengeluarkan tabung ke 5 menyimpannya ditempat terang lalu menambahkan air panas ke dalam gelas reaksi tersebut, kemudian mengukurnya dengan menggunakan termometer sampai suhunya 40℃
Mencatat hasil dari pengamatan tersebut ke dalam tebel pengamatan

2.3 Hasil Pengamatan

Tabel percobaan

No Perlakuan Gelembung Gas
I Hydrilla + air tempat terang
+++
II Hydrilla + air tempat teduh
+
III Hydrilla + air + 10 °C tempat terang
_
IV Hydrilla + air + NaHCO3 tempat terang
++++
V Hydrilla + air + 40 ℃ tempat terang
++

Keterangan : – = tidak ada
+ = sedikit
++ = sedang
+++ = banyak
+++++ = banyak sekali

BAB III
PENUTUPAN

3.1 Kesimpulan
Suhu sangat mempengaruhi proses fotosintesis pada tanaman hydrilla tersebut , karena jika suhu terlalu dingin atau rendah proses fotosintesis tidak akan berlangsung. Cahaya juga berpengaruh dalam proses fotosintesis, karena tanpa bantuan cahaya tanaman tidak dapat melakukan proses fotosintesis secara maksimal, cahaya sendiri mempunyai fungsi untuk memfotolisis air menjadi molekul h+ dan o2 yang kemudian akan diproses dalam reaksi terang. jadi, factor-faktor yang mepengaruhi proses fotosistesis adalah suhu, cahaya dan co2.

DAFTAR PUSTAKA
http://arcturusarancione.wordpress.com/2010/06/28/pengaruh-intensitas-cahaya-dan-suhu-terhadap-laju-fotosintesis/
en.wikipedia.org/wiki/Photosynthesis.html
http://www.tutorvista.com/content/biology/…/factors-affecting-photosynthesis.php
http://www.neiljohan.com/projects/biology/rate-of-photosynthesis.htm

Persib lawan Persiram 3 Desember

Bandung (ANTARA News) – Tim “Maung Bandung” Persib akan mengawali kiprahnya di Liga Super Indonesia (LSI) melawan Persiram Raja Ampat di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada 3 Desember 2011.

“Berdasarkan jadwal dari Liga Super Indonesia, Indonesia akan bertanding melawan Persiram pada 3 Desember 2011,” kata Wakil Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Risa Adiwijaya di Bandung, Selasa.

Tim Persib Bandung yang sebelumnya telah mengawali pertandingan perdana Liga Prima Indonesia (LPI) melawan Semen Padang pada 14 Oktober 2011, akhirnya memutuskan untuk `menyeberang` dan berlaga di Liga Super Indonesia pada musim kompetisi mendatang.

Keputusan Persib berlaga kembali di Liga Super Indonesia (LSI) itu disampaikan oleh Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara Taryono dalam jumpa pers yang digelar di sekretariat PT Persib Bandung Bermartabat.

Intinya tim “Maung Bandung” Persib akan kembali berlaga di ajang Liga Super Indonesia, setelah PSSI tidak bisa memenuhi persyaratan Persib Bandung dalam penyelesaian terkait kompetisi.

“Persib sudah menerima jadwal pertandingan dari LSI, pertandingan pertama lawan Persiram dan laga keduanya 7 Desember melawan Sriwijaya FC,” kata Risa.

Wakil Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat itu menyatakan, Persib sudah siap segalanya mulai dari persiapan teknis maupun non teknis untuk pertandingan pertama itu.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Panpel Persib Bandung, Budi Bram yang menyebutkan saat ini pihaknya fokus mempersiapkan pertandingan melawan Persiram Raja Ampat. Persib tetap akan menggunakan Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung sebagai home base tim untuk musim kompetisi mendatang.

“Semuanya sudah disiapkan, termasuk kemungkinan mengganti tanda pengenal panitia, tim dan juga pewarta. Namun kami masih menunggu keputusan lebih lanjut,” kata Budi Bram.

Pengurusan izin pertandingan juga sudah dilakukan oleh Persib kepada otoritas pemegang keamanan wilayah di Kabupaten Bandung, dalam hal ini Polres Bandung untuk pertandingan di awal Desember 2011 itu.

Sementara itu kubu tim Maung Bandung Persib menyatakan, permasalahan kompetisi yang belum bisa diselesaikan PSSI tidak berpengaruh terhadap persiapan tim.

Para punggawa Persib Bandung tetap menjalani latihan di bawah asuhan pelatih Drago Mamic serta asistennya Robby Darwis, Anwar Sanusi dan pelatih fisik Dino Sefrianto.

Sukses Sea Games XXVI, Modal Menuju London 2012

Fantastis! Kata inilah menggambarkan acara pembukaan dan penutupan
Sea Games XXVI yang berlangsung di stadion Jakabaring, kota Palembang. Pesta kembang api yang kabarnya didatangkan dari luar negeri, membelah langit. Membuat langit malam Palembang tampak indah. Belum lagi dengan kehadiran para penyanyi bintang atas di negeri ini, mampu menyihir para atlet, official, para undangan dan seluruh penonton yang memadati arena.
Jauh sebelum berlangsungnya Sea Games dari 11 – 22 November 2011, pemerintah telah mencanangkan sukses pelaksanaan, sukses prestasi, dan sukses ekonomi kerakyatan. Dari segi pelaksanaan, meski ada kekurangan pada beberapa bagian, acara dua tahunan kali ini masih dikategorikan sukses, demikian pula dengan dua kategori lainnya.

Pemerintah menargetkan Indonesia harus menjadi juara umum, dengan perolehan medali emas diprediksi sekitar 150 keping. Bagi beberapa pihak, jumlah ini mustahil bisa diraih. Berkaca dari prestasi empat belas tahun ke belakang, Indonesia tidak pernah lagi menduduki posisi puncak dalam penyelenggaraan Sea Games. Dalam beberapa kesempatan, bukan hanya Thailand yang berhasil melampaui perolehan medali emas Indonesia. Terhitung Malaysia bahkan Vietnam tercatat pernah mengalahkan kita. Padahal sebelumnya, kita hanya bersaing dengan Thailand.

Namun, kekhawatiran beberapa pihak ternyata tidak beralasan. Sampai saat penutupan Sea Games dilangsungkan pada 22 November 2011, Indonesia berhasil mengumpulkan 182 emas, 151 perak dan 143 perunggu. Perolehan ini melesat jauh di atas Thailand yang menduduki peringkat kedua.

Prestasi ini tentu saja buah hasil keringat dan perjuangan semua pihak. Ketika medali emas dikalungkan di leher para atlet, tidak bisa diabaikan peran pelatih dan pengurus di sana. Bahkan, meski sedikit, peran para pendukung atau supporter ketika para atlet berjuang di lapangan juga ada di dalamnya. Teriakan para supporter dari tepi lapangan tentulah semakin membakar semangat mereka.

Melihat para atlet yang turun pada perhelatan se-Asia Tenggara ini, kita patut berhati-hati. Karena sebagian cabang olahraga masih saja mengandalkan atlet yang itu-itu saja dari tahun ke tahun. Masih kita temukan nama Taufik Hidayat pada cabang bulutangkis, Umar Syarif pada karate, Riesa Susanti pada sepeda gunung, dan lain sebagainya. Memang tidak sedikit, atlet muda yang sangat berprestasi, seperti pada cabang renang dan atletik. Sangat kita harapkan regenerasi yang baik pada setiap cabang olahraga.

Terlepas dari siapa atlet Indonesia yang turun pada Sea Games kali ini, kita patut berbangga dengan raihan juara umum ini. Prestasi ini layak kita rayakan. Namun jangan sampai membuat kita lupa diri. Pada Sea Games berikutnya yang akan berlangsung di Myanmar, prestasi ini harus kita pertahankan. Mempertahankan jauh lebih sulit daripada merebutnya. Karena selalu ada beban di sana, membuat atlet tidak maksimal melepas semua kekuatannya.

Tentu saja, kita juga tidak boleh hanya puas menjadi raja pada Sea Games. Sebelum berlangsung Sea Games XXVII pada tahun 2013, akan ada perhelatan olahraga terbesar di jagad ini, yaitu Olimpiade London 2012. Sepanjang keikut-sertaan Indonesia pada ajang olimpiade, tercatat hanya berhasil memperoleh medali dari tiga cabang olahraga, yaitu panahan, bulutangkis dan angkat berat. Bahkan hanya pada cabang bulutangkislah kita bisa memeroleh medali emas.

Ini tidak maksimal. Pesaing kita di Sea Games, yaitu Thailand, telah memeroleh medali emas olimpiade pada cabang olahraga yang selama ini kita anggap mustahil kita raih karena kalah postur dengan atlet dari barat. Jika Thailand bisa, kita tentu bisa. Karena struktur tubuh kita tidak jauh berbeda dengan negara Gajah tersebut.

Untuk meraih semua impian itu, semua pihak harus bekerja keras. Atlet berlatih dengan luar biasa tekun, induk organisasi harus menjaring atlet yang benar-benar berpotensi, memilihkan pelatih yang memiliki kualitas, menyediakan sarana dan prasarana atlet. Untuk memenuhi semua itu, tentu saja pemerintah harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Menjaring atlet yang berpotensi tentu tidak mudah. Untungnya, akhir-akhir ini pemerintah telah memerhatikan para atlet yang berprestasi dengan jalan memberikan bonus. Bonus dalam bentuk rupiah memang bukan segalanya, tapi sangat dibutuhkan oleh para atlet. Dengan adanya bonus, para orang tua tentu sangat berhasrat menjadikan anaknya atlet, sejak mereka kecil. Dan para atlet, akan semakin berlomba-lomba untuk menghasilkan prestasi.

Akhirnya, momentum keberhasilan pada Sea Games XXVI bisa menjadi modal langkah menuju Olimpiade London 2012. Masih ada waktu menambal beberapa kekurangan yang ada. Jika ternyata gagal, bolehlah dibawa sebagai bekal menuju Sea Games XXVII di Myanmar.

Sampai jumpa di London. Juga Myanmar.